Alternative Power for Atom Life


Seperti dikomentari oleh banyak user Xda Atom Life, kelemahan terberat dari gadget ini adalah borosnya penggunaan power. Hal ini disebabkan oleh kecepatan prosesor 624 Mhz dan juga tehnologi HSDPA (3.5G) yang melengkapi Atom Life. Namun sebenarnya bila gadget ini dipergunakan sebagaimana layaknya sebuah hp yaitu sekedar untuk telpon dan sms dan meminimalkan pemakaian fungsi pda, baterai bisa bertahan sampai dua hari. Tetapi kalau begitu mubazir dong punya pda canggih?

Berbagai upaya diupayakan dengan utak-utik software/program/fitur pda ini agar dapat memperlambat borosnya baterai, seperti menonaktifkan bluetooth dan infrared, mengubah atau menurunkan band switch menjadi GPRS, atau bahkan ganti ROM versi kukingan yang dipromosikan hemat energi. Namun upaya-upaya itu tidak berhasil menurunkan konsumsi power secara signifikan.

[baca selanjutnya…]

7 Tanggapan to “Alternative Power for Atom Life”

  1. kirain bikin baterry yang langsung nempel ke pda. tapi bole juga idenya..

    gus1968 :

    Wah kalo batere yang nempel langsung apa nggak bikin kegendutan itu pda. Kapsitas 2100 saja sudah mbendol mburi, apalagi yang lima kalinya?
    Btw, trims sudah komen.

  2. Crying freeman Says:

    Saya salah satu member xoj yg nanggapi postingan anda ttg alternativ power ini, klo boleh tau kabel charger ke atomnya pake mini usb ya? Konektor mini usb plus kabel buntung cuma 3rb-an di toko elektronik, tp kabel yg anda gunakan sekarang udah memadai, yg penting bisa ngecharge pda ampe 100%, klo pda ipaq saya yg battery ipaqnya 900mAh di cas menggunakan 4x sanyo 2700mAh dgn panjang kabel charger 1.5m paling maksimal cuma 35% (kondisi battery sanyo full charged)saya tertarik dgn motor charger buatan anda.

    gus1968 :

    Di Denpasar agak sulit cari komponen macem konector mini usb, Bro. Jadi lebih aman kanibal Car Charger merk Li-ion yang konectornya fix. Lagi pula di Motor Charger saya sudah terbukti bisa dan aman dipakai.
    Mengenai pda Ipaq, sayang ngecharge nggak sampai 100% ya? Seharusnya minimal bisa dua kali charge. Barangkali ada yang nggak bener itu. Coba pda dicharge dalam kondisi mati. Pengalaman saya Atom Life nggak mau full bila dicharge pakai USB Travel Charger, namun bila kondisi mati (bukan cuma baclightnya lho) mau.
    Oh ya, Motor Charger rakitan saya bisa ngecharge sampai 100% dengan kecepatan sekitar 1 jam (Akki saya kalo tidak salah 5 A, sudah upgrade dari bawaanya yang 3,5A). Sewaktu masih pakai XdaII saya sudah pakai Motor Charge dengan Car Charger yang ada colokan USB. Kabelnya pakai kabel data. Aman kok, meskipun pda menjadi lebih panas dibanding pakai charge biasa.

    Oke Bro, trim telah komen.

  3. Wah…. Mantab…
    Tapi saya tidak terlalu mengerti dunia listrik…
    maklum, tipe konsumen, bukan produsen…
    Hahahahahaha…

    Oiya, tu ga ngaruh apa2 ke batere? Ga meledug kan?
    Btw, kenapa ga ada alternative sumber daya dari laptop? Kan bisa tuh, ngecharge sambil sync…

    gus1968 :
    Wah ini kerjaan kelas ringan kok Bro. Tinggal solder en pasang-pasang berez.
    Mbleduk? Sampai hari ini oke-oke saja tuh. Malam ini setelah charge full 12 baterai kupakai 2x charge. Dari 1% sd 99% charge pertama cuma 1 jam 15 menit, charge kedua 1 jam 25 menit.
    Btw, charge via laptop kalo di rumah Bro. Biasanya sambil internetan. Nah sekarang saya lagi di Ferry Gilimanuk-Ketapang, bawa laptop? Bisa jadi tontonan. Biasanya kalo bepergian gini nggak berani online, takut kehabisan power nggak bisa komunikasi. Atau kalo bawa charger mesti dengan memelas mendekati stop kontak …. nunut ngecharge pak?!
    Pernah sekali ditolak pemilik warung di Surabaya, rasanya sakit hati ini, merana gitu loh …. (halah!)
    Dengan charger made in sendiri ini semua itu sudah nggak lagi. Tenaaaang … he-he-he…

    Salam!

  4. @crying freeman

    Iya Bro, enakan kalo ada yang pasang tarif charge gitu. Kebanyakan khan gak ada, jadi ya main coba-coba kalo dikasih syukur kalo ditolak ….. ndongkol!

    Btw, charger made in sendiri ini sudah mampu 4x charge full dari 0-100%. Tnggal sekali charge, kalo masih mampu berarti tercapailah tujuan saya.

    MEngenai kotak saya pakai tempat kamera (35ribu) ukurannya pas dengan 3 kontainer baterai.

    Trims.

  5. Gus Pur, O2 Atom saya ada masalah yaitu setiap kali dilakukan isi ulang battery cepat penuh dalam waktu 3 menit. Indikator juga menunjukkan 100% tapi saat charge dilepas indikator langsung nge-drop. Mohon bantuan bila ada solusi. Terima kasih sebelumnya

    gus1968 :

    Dua kemungkinan terjadi pada Baterai itu, pertama baterai sudah sowak/rusak sehingga solusinya ya beli baterai baru. Kemungkinan kedua yang tidak bener adalah memory efek-nya, solusinya kosongkan baterai dengan menghubungkan kutup plus minus ke lampu led, tunggu sampai lampu led benar-benar mati. Kemudian charge lagi.
    Cara mengosongkan baterai yang lain adalah dengan membungkusnya rapat2 dan dimasukkan frezzer selama semalam. Keluarkan biarkan suhunya normal baru dicharge.
    Silahkan coba Bro. Info ini saya dapat dari berbagai forum di internet. Jujur saja saya belum mencobanya.

  6. Makasih Gus atas infonya

    gus1968 :
    Sama-sama Bro, tolong posting sini bagaimana trik/tips tadi ada hasilnya nggak?

  7. akhirnya PDA Ane bisa nyala 24 jam, tau gimana solusinya? ane kebetulan punya batere LiPo 3sel bekas maen aeromodelling dgn arus 2200mA 11.1v 20C (banyak dijual di toko aeromodelling). krn kebetulan batere yg satu cell rusak jadi tinggal 2 sel, maka satu sel ana manfaatin utk life. Dgn memodif batere original utk diambil isi baterenya dan dipasang kabel keluar dan disolder ke batere Lipo. hasilnya muantaaaffff… walopun baterenya tipis tp ga bisa dipasang didalam casing batere ori, terlalu kecil. Jadi batere ana tempel di leather case CAPDASE dgn dobel tape tipis. Jadi kelihatan agak tebel dikit.. tp gak pa²lah yg penting online.. onlineee… heeee😀

    gus1968:

    wah solusi bagus tuh bro … kalo bisa diupload juga dong foto2nya … biar luengkap …
    kalo boleh tau, berapa harga batere aeromodelling seperti itu? sebanding ga dengan hasil yang dicapai?

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: